Pendampingan Masyarakat Dalam Peneguhan Syariat Sholat Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Desa Sumber Bening Kecamatan Bantur Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.62818/jpm.v2i2.36Kata Kunci:
Syariat Sholat, Kualitas Hidup, Warga Masyarakat Sumber BeningAbstrak
Shalat merupakan rangkaian ibadah yang memiliki keteraturan yang sangat istimewa. Bagi setiap Muslim, shalat adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an dan sunnah. Dalam rangka mengubah kondisi kehidupan masyarakat yang religius membutuhkan proses panjang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Metode ini digunakan untuk tidak membuat masyarakat dampingan sebagai obyek, tetapi menjadikannya sebagai subyek. Masyarakat sendiri yang memahami, menginginkan, dan memecahkan permasalahan yang melilitnya. Posisi pendamping lebih sebagai fasilitator bagi masyarakat untuk mencapai cita-citanya dan memberikan jalan keluar dan merumuskan strategi yang dapat digunakan masyarakat untuk mencari jalan keluar bagi permasalahan mereka. Hasilnya meningkatkan pemahaman masyarakat desa Sumber Bening kecamatan Bantur kabupaten Malang terhadap pentingnya agama dan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Umniyatis Sholihah Hastriana, Djunaidi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap dimiliki oleh penulis. Penulis memberikan hak kepada jurnal untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk elektronik. Artikel dipublikasikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) sehingga dapat digunakan kembali dengan tetap mencantumkan sumber asli.