Pendampingan Penanganan Kebencanaan di Kabupaten Aceh Tamiang oleh Yayasan Bina

Penulis

  • Imam Rozikin

Kata Kunci:

kebencanaan, pelayanan kesehatan, mobile clinic, WASH, dukungan psikososial

Abstrak

Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025 menyebabkan kelumpuhan pelayanan kesehatan akibat rusaknya infrastruktur dan terdampaknya tenaga kesehatan lokal. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan pelayanan medis pada fase awal tanggap darurat. Yayasan Bina Indonesia hadir sejak 5 Desember 2025 untuk mengisi kekosongan pelayanan kesehatan melalui pendekatan filling the gap. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi, menganalisis, dan mengevaluasi kontribusi Yayasan Bina Indonesia dalam penanganan kebencanaan, khususnya pada aspek pelayanan medis darurat, dukungan manajerial, pemulihan fasilitas kesehatan, intervensi kesehatan lingkungan, dan dukungan psikososial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, telaah dokumentasi, dan analisis laporan kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa intervensi mobile clinic, digitalisasi pelaporan kesehatan, pemulihan fasilitas primer, serta program trauma healing berkontribusi signifikan dalam menjaga kontinuitas layanan kesehatan. Namun, diperlukan penguatan tata kelola data dan strategi transisi kelembagaan guna menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

File Tambahan

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

Rozikin, I. (2026). Pendampingan Penanganan Kebencanaan di Kabupaten Aceh Tamiang oleh Yayasan Bina. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 63–68. Diambil dari https://jpm.stt.web.id/index.php/jpm/article/view/85

Terbitan

Bagian

##section.default.title##